Skip to main content

Gara - Gara Covid 19, gagal berdiri di pelaminan.

Assalamualaiku...

Setiap manusia memiliki garis hidup yang berbeda, maut, rejeki dan jodoh sudah termaktub di Lauhul Mahfuzh. Sebagai manusia kita hanya dapat berusaha selebihnya rahasia yang maha kuasa. Tidak pernah terbayangkan sebelumnya bahwa kita semua akan tertimpa wabah virus corona bahkan menjadi bagian korban dari wabah tersebut. Mungkin bukan hal yang mudah menerima kenyataan hari yang saya tunggu- tunggu tidak bisa terlaksana karena musibah covid 19. Kecewa? sudah pasti, Marah? tak mampu merubah keadaan.


Tepat 10 sebelum hari yang kami impikan tiba, kami mendapat kabar bahwa acara bahagia kami harus ditunda karena peraturan pemerintah untuk tidak membuat acara keramaian di tempat umum selama pademi covid 19. Perasaan berkecambuk, mood naik turun, emosi tak stabil. Why????? mengapa harus terjadi pada saya, itu selalu bergema di telinga saya. Semua proses yang sudah dipersiapkan berubah total karena wabah ini. Karena kita berhubungan dengan wedding organizer (WO) dan biaya pun sudah 75% dan 2 minggu sebelum acara pin kami masih TM dengan semua vendor. Pihak WO tidak bisa refund uang kami karena sudah dekat hari H, pihak WO hanya bisa memberikan solusi agar resepsinya diundur. Percaya bahwa semua sudah ada jalannya, saya pun berusaha menerina dengan lapang dada dan memikirkan plan B nya, hasil diskusi dengan pasangan dan keluarga besar kami memutuskan tetap melaksanakan ijab kabul ditanggal yang sama yaitu 05 Apri 2020 dan menunda resepsi sampai dengan waktu yang belum bisa ditentukan, berdoa bersama saja agar pademi ini segera berlalu.

Sampai tiba waktunya acara akad berlangsung yaitu tanggal 05 April 2020 pukul 08.00 Wib. Acara berjalan mengikuti peraturan pemerintah, kami yang hadir ke KUA menggunakan masker lengkap dengan sarung tangan, dan hanya boleh dihadiri keluarga inti tidak lebih dari 10org. Sedih sudah pasti acara sakral yang harusnya bisa dihadiri keluarga besar, sahabat dan teman-teman tercinta, ini hanya dapat dihadiri keluarga inti itupun tidak semua dengan kondisi yang serba apa adanya tidak sesuai rencana, akan tetapi sesuai peraturan pemerintah guna menanggulangi wabah covid 19. Atas permintaan sahabat-sahabat yang ingin ikut serta menyaksikan akad nikah kami, kami memutuskan untuk Live di instagram saya agar semua keluarga, sahabat dan teman ikut mendoakan kami meski hanya lewat layar.



وَمِنْ ءَايَٰتِهِۦٓ أَنْ خَلَقَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَٰجًۭا لِّتَسْكُنُوٓا۟ إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُم مَّوَدَّةًۭ وَرَحْمَةً ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَٰتٍۢ لِّقَوْمٍۢ يَتَفَكَّرُونَ

“Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikanNya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.” 

[QS. Ar. Ruum (30):21].

Acarapun berjalan lancar, alhamdulillah dari pristiwa ini saya banyak belajar. Semua tak selamanya berjalan sesuai rencana, belajar untuk bijak menerima ketetapan Allah swt. Terima kasih tak terhingga teruntuk keluarga kami, kakak- kakak kami yang senangtiasa menggantikan peran kedua orangtua kami yang kebetulan saya dan pasangan sama-sama sudah tidak memiliki orangtua. Haru rasanya memiliki kakak-kakak yang menyayangi kami setulus hati. Saudara-saudara yang tanpa kami pinta bahkan tanpa kami beritahu menyempatkan hadir dan memberi suport kami, sahabat-sahabat yang hadir ditegah bahaya covid 19, kiriman bingkisan, kue dan ucapan serta suport dari sahabat-sahabat yang tidak bisa hadir karena memang tidak memungkinkan untuk hadir. Kalian luar biasa 😘😘.

Ini akan menjadi cerita kami dimasa yang akan datang, menjadi kenangan yang tak akan terlupakan. Semoga menjadikan kami lebih dewasa dan lebih bijak dalam menghadapi kehidupan. Dan pastinya semoga membawa berkah buat kami semua. Kami memang gagal berdiri di pelaminan tapi kami duduk bersama di KUA ijab kabul.... udah halal dong hehehehe...

SELAMAT MENJALANKAN IBADAH PUASA, semoga kita semua sehat-sehat selalu, semoga covid 19 cepat berlalu. Jangan menyerah karena corona, mohon maaf lahir dan batin semuanya.

dewitungkins


Comments

Popular posts from this blog

Review : Sensatia Botanicals "my new skincare"

Assalamualaikum...

Yihaaaa akhirnya ngeblog lagi nih setelah sekian tahun, agak ngeri-ngeri gimana gitu karena ini untuk pertama kalinya ngeblog yang sedikit berfaedah hehehhe. Dulu biasanya blog abg gitu yang isinya curhatan aja semua.

Sekarang lagi mau mencoba nulis sesuatu yang lebih bermanfaat, selain berbagi informasi juga mencari tambahan pahala mungkin saja bisa berguna buat yang baca.
Langsung aja ya, saya mau ngebahas tentang skincare yang sedang saya gunakan.
Jenis kulit wajah saya kebetulan sensitif gak bisa pakai sembaranga produk kecantikan, saya biasa pakai cream dokter, akhir-akhir tahun ini saya merasa cream dokter tidak lagi terlalu membuat perubahan pada wajah saya, dan terlebih lagi mulai merasa lelah dengan cream2an yang rutin siang malam plus banyak. hal hasil jalan-jalan ke sebuah mall besar di jakarta selatan ketemu outlet kecil yang isinya produk-produk herbal. Awalnya sih menanyakan obat jerawat yang kebetulan akhir-akhir ini jerawat suka banyak yang muncul. S…

Tepat Ngupi - ngupi enak di Pondok Gede "Kopilot"

Assalamualaikum...

hai...hai siapa sih yang seneng duduk cantik ditempat yang menurut kita paling nyaman, tempat dimana kita bisa sharing berbagai macam dengan keluarga, sahabat, dan rekan kerja. Yang pasti tempat yang bisa ngerefresh otak kita, dan ngebuat kita betah berlama-lama ditempat itu.

Saya termasuk orang yang suka mencoba sesuatu yang baru apalagi yang berhubungan dengan tempat makan, singkat cerita Awalnya sekitar 2-3 tahun lalu pulang lari pagi bersama kakak dan keponakan, kita lewat tempat makan yang belum lama buka, inget bangat resto itu dulunya namannya BATAVIA dan tetiba berubah jadi KOPILOT yang bikin pesasaran konsepnya beda dengan resto sebelumnya, Batavia lebih ke restoran biasa sedangkan kopilot lebih ke coffee shop. Penasaran habis lari kita mampir kesana, cicippi minuman dan kemilan disana, saya pesan greentea latte dan caramel latte, seriusan sih rasanya pas pertama kali coba itu undah bikin lidah kita merasakan kepuasan tersendiri, karena biasanya daerah sana…

Siomay & Batagor Online yang Enak

Assalamualaikum...

hai... hai... udah lama nih gak review di blog, bukan karena sibuk tapi gak tau kenapa tetiba lagi susah bangat buat menuangkan berbagai hal dalam bentuk tulisan. AKAN TETAPIIIII kali ini bener-bener gak sabar buat kasih tau ke kalian semua genks bahwa ada makanan atau kemilan yang favorit bangat loh di Pondok gede, tenang bukan cuma di pondok gede di luar pondok gede juga bisa mencicippi ke endolannya dengan pesan online hehehehehe..

Cemilan apa sih yang lagi dibahas, yesss siomay & batagor khas bandung yang diolah dengan bahan - bahan pilihan dan pastinya pembuatan yang higienis sehingga aman bangat dikonsumsi semua usia termasuk anak-anak. Berbahan dasar Ikan tenggiri yang masih segar dan bahan - bahan campurannya dengan kualitas terbaik, Siomay rasa ikan tenggiri ini bisa menjadi kemilan yang pas bangat kalian.



Penyajiannya sesuai selera aja genks, bisa di kukus dan di goreng, bisa dengan bumbu kacang dan cocok juga pakai saus sambal. 


Terus ordernya gimana?…